Ada Pertanyaan? Hubungi Kami di 081 80 253 8484 atau kirim email ke redaksi@baitulmalfkam.com

Mati Pun Tertunda

Kematian adalah pemutus segala kenikmatan dunia. Kehadirannya tidak pernah disukai oleh kebanyakan orang, kecuali para perindu syahid. Meski tidak banyak yang menyukainya, ia tetap akan datang menjumpai manusia. Ia tak mempedulikan umur, jenis kelamin, dan status sosial seseorang dalam masyarakat. Ia pun datang dengan tiba-tiba dan tidak ada seorang pun yang mengetahuinya. Ia merupakan rahasia Allah l.
Kematian seseorang memang di tangan Allah. Akan tetapi, ada satu hal yang bisa membuat kematian menjadi sesuatu yang bisa ditunda, yaitu kemauan bersedekah, kemauan berbagi dan peduli. Rasulullah n bersabda, “Perbanyaklah sedekah. Sebab, sedekah bisa memanjangkan umur.” Beliau memberikan anjuran bagi umatnya untuk memperbanyak sedekah, sebab dalam sedekah terdapat banyak manfaat yang bisa diambil, salah satunya sedekah akan memanjangkan umur.
Berikut adalah sebuah kisah yang pernah dimuat dalam wisata hati, banyak hal yang patut kita jadikan bahan perenungan; sudah gemarkah kita bersedekah? Seberapa persenkah dari penghasilan kita yang telah kita sedekahkan secara rutin? Seberapa besar harapan kita dengan sedekah kita untuk mencari ridha Allah n?, dan masih banyak hal lain yang mesti kita renungkan agar kita lebih menghayati hakekat sebenarnya kehidupan di dunia ini. Berikut adalah kisahnya…
Padasuatu hari, Malaikat Kematian mendatangi Nabiyullah Ibrahim p dan bertanya, “Siapa anak muda yang tadi mendatangimu wahai Ibrahim?”
“Yang anak muda tadi maksudnya?” tanya Ibrahim.
“Itu sahabat sekaligus muridku,” sambung Ibrahim.
“Ada apa dia datang menemuimu?” Malaikat tersebut bertanya.
“Dia menyampaikan bahwa dia akan melangsungkan pernikahannya besok pagi.” Jawab Ibrahim.
“Wahai Ibrahim, sayang sekali, umur anak itu tidak akan sampai besok pagi.” Habis berkata seperti itu, Malaikat Kematian pergi meninggalkan Nabiyullah Ibrahim. Hampir saja Nabiyullah Ibrahim tergerak untuk memberitahu anak muda tersebut, untuk menyegerakan pernikahannya malam ini, dan memberitahu tentang kematian anak muda itu besok. Tapi langkahnya terhenti. Nabiyullah Ibrahim memilih kematian tetap menjadi rahasia Allah.
Esok paginya, Nabiyullah Ibrahim ternyata melihat dan menyaksikan bahwa anak muda tersebut tetap bisa melangsungkan pernikahannya. Hari berganti hari, minggu berganti minggu, bulan berganti bulan, dan tahun berganti tahun, Nabiyullah Ibrahim malah melihat anak muda ini panjang umurnya. Hingga usia anak muda ini 70 tahun, Nabiyullah Ibrahim bertanya kepada Malaikat Kematian, apakah dia berbohong tempo hari sewaktu menyampaikan bahwa anak muda itu umurnya tidak akan sampai besok pagi? Malaikat Kematian menjawab bahwa dirinya memang akan mencabut nyawa anak muda tersebut, tapi Allah menahannya.
“Apa gerangan yang membuat Allah menahan tanganmu untuk tidak mencabut nyawa anak muda tersebut, dulu?” tanya Ibrahim.
“Wahai Ibrahim, di malam menjelang pernikahannya, anak muda tersebut menyedekahkan separuh dari kekayaannya. Dan ini yang membuat Allah memutuskan untuk memanjangkan umur anak muda tersebut, hingga engkau masih melihatnya hidup.” Jawab Malaikat Kematian.
Saudara pembaca yang dirahmati Allah l, kematian memang di tangan Allah. Justru itu, memajukan dan memundurkan kematian adalah hak Allah. Dan Allah memberitahu lewat kalam Rasul-Nya, Muhammad n bahwa sedekah itu bisa memanjangkan umur. jadi, bila disebut bahwa ada sesuatu yang bisa menunda kematian, itu adalah… sedekah.
Marilah kita tengoklah kanan-kiri, lihat-lihatlah sekeliling Anda. Bila Anda menemukan ada satu-dua kesusahan tergelar. maka sesungguhnya Andalah yang butuh pertolongan. Karena siapa tahu kesusahan itu digelar Allah untuk memperpanjang umur Anda. Tinggal apakah Anda bersedia menolongnya atau tidak. Bila bersedia, maka kemungkinan besar memang Allah akan memanjangkan umur Anda.
Saudara-saudaraku sekalian, tidak ada seorang pun yang mengetahui kapan ajalnya akan sampai. Dan, tidak seseorang pun yang mengetahui dalam kondisi apa ajalnya tiba. Maka mengeluarkan sedekah bukan saja akan memperpanjang umur, melainkan juga memungkinkan kita meninggal dalam keadaan baik. Bukankah sedekah akan mengundang cintanya Allah? Sedangkan kalau seseorang sudah dicintai oleh Allah, maka tidak ada masalahnya yang tidak diselesaikan, tidak ada keinginannya yang tidak dikabulkan, tidak ada dosanya yang tidak diampunkan, dan tidak ada nyawa yang dicabut dalam keadaan husnul khatimah.
           Mudah-mudahan Allah berkenan memperpanjang umur, sehingga kita semua berkesempatan untuk mengejar ampunan Allah dan mengubah segala kelakuan kita. Sekaligus sambil mempersiapkan datangnya kematian, agar kita kembali menghadap Allah l dengan siap setelah kita dipercaya oleh-Nya untuk hidup selama beberapa waktu di dunia yang fana ini, dalam mengemban tugas untuk beribadah kepada-Nya tanpa menyekutukan Dia dengan sesuatupun. Wallahu a’lam bish Shawab. (diolah dari wisata hati).

Delete this element to display blogger navbar

 
Baitulmal FKAM | Design by Blog template in collaboration with Concert Tickets,Menopause symptoms, and modified by Baitulmal FKAM | Email: baitulmalsolo@gmail.com | Kontak: Hp. 0897658655